KaltimKutimPemerintahan

Ardiansyah Sulaiman Bupati terpilih , Memaksimalkan konsolidasi dan kinerja setelah dilantik

20views

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kab.Kutai Timur sebentar lagi  dilaksanakan , direncanakan pada tanggal 26 Februari 2021 dilantik oleh Gubernur Kalimantan Timur melalui Virtual  , ada 6 kabupaten / Kota diketahui berdasarkan Gladi Kotor yang dilaksanakan pada pagi hari tadi , Selasa 23 Februari 2021 .

Kegiatan Gladi Kotor pelantikan Walikota /Bupati dan wakil walikota / Wakil bupati, 6 kabupaten /Kota di Kaltim ( 23/02/2021 )

Dalam wawancara yang dilakukan dengan Bupati terpilih Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pasca pelantikan bersama wakil Bupati  , akan  bersilaturrahim dengan semua perangkat OPD untuk merekatkan hubungan serta menyamakan pemikiran dan semangat menata Kutai Timur sejahtera untuk semua , tentu selain agenda  yang sudah menunggu adalah  kegiatan Musrembang disetiap kecamatan yang akan dilaksanakan , momentum ini kami pergunakan dengan wakil bupati untuk menghadiri kegiatan tersebut secara bersama-sama ( tidak membagi Zona )  , tentunya selain untu memberikan arahan agar Musrembang bisa berjalan dengan baik , tentu ini momentum untuk bertemu Dengan masyarakat di kecamatan-kecamatan setelah pelaksanaan Kontestasi Pilkada Kutai Timur 2020 , tegasnya

Politisi PKS ini menegaskan  bahwa beliau tidak mengenal istilah bekerja target 100 hari , namun yang pasti segera lakukan Konsolidasi baik dengan Legislatif, yudikatif dan stakholder lainnya untuk bersama -sama bergerak cepat dan terintegrasi untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang baik dan pemberian pelayanan yang maksimal kepada masyarakat . Baik dibidang pelayanan  Inprastruktur Dasar , Inprastruktur Jalan , Kesehatan , pendidikan , Pertanian dalam arti luas , kelautan dan perikanan , Peningkatan kegiatan padat karya dan UMKM , dan terwujudnya BLK yang profesional  dalam Pembimbingan dan pembinaan tenaga kerja yang handal untuk mesupport Coorporate yang ada di Kab.Kutai Timur khususnya .

Dalam periode yang singkat yakni tahun 2021-2024 tentu harus segara dibuat rumusan perencanaan pembangunan jangka menengah yang terukur dan berkesesuaian dengan Visi dan Misi yang ada , skala Priorotas setiap tahunnya yang dituangkan dalam RKPD betul -betul berdasarkan Kebutuhan masyarakat dan mekanisme yang diamanahkan oleh perundang-undangan dan aturan yang berlaku , tegas Ardiansyah.

Di akhir pertemuan beliau menegaskan bahwa Dibutuhkan keterlibatan secara aktif , semua elemen masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera , dan terus ikut terlibat menjaga penyebaran Covid-19 dengan berdisiplin diri dengan aturan yang ada . 

Leave a Response