Aktif Lakukan Pencegahan, Kelurahan Belimbing Catat Zero Stunting

Kantor Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat

Wajahindonesia.id – Angka stunting atau gagal tumbuh pada anak di Kota Bontang masih cukup tinggi.

Hal ini diungkapkan Plt Kadiskes Bontang, dr Indriati As’ad menyebutkan, angka stunting di Bontang saat ini mencapai 20,9 persen. Sementara, target nasional prevalensi stunting harus turun 14 persen hingga 2024 mendatang.

“Kita masih ada target harus turunkan 6 persen sampai tahun 2024,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Lurah Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Dwi Andriyani mengatakan, meski di wilayahnya tidak memiliki angka stunting, namun akan tetap berpartisipasi dalam mengentaskan angka stunting di Kota Taman. Apalagi Bontang tahun depan bakal menjadi lokus intervensi penurunan angka stunting tingkat nasional.

“Alhamdulillah Belimbing angka stuntingnya tidak ada. Tapi untuk pencegahan kita selalu aktif,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kelurahan Belimbing, Rabu (17/11/2021).

Adapun upaya yang dilakukan Kelurahan Belimbing dalam pengentasan stunting adalah bersinergi bersama kelompok Gerakan Ibu Sehat (GSI), penggerak PKK, dan Posyandu Pos Bindu yang secara aktif memberi pelayanan berupa intervensi makanan bergizi dimulai sejak masa ibu hamil.

“Jadi dicegah mulai dari masa ibu hamil, kita rutin lakukan pendataan, kunjungan dan monitoring apa saja keluhan mereka. Selain itu kita berikan vitamin dan makanan lain sebagai penambah gizi,” timpalnya.

Upaya monitor ini pun dilakukan hingga ibu bersalin sampai anak balita. Menjaga agar ibu dan bayi tetap sehat.

“Jadi termonitor sejak hamil sampai anaknya melahirkan hingga usia balita. Karena yang diukur angka stunting itukan dari usia balita,” tandasnya.

Leave a Reply