Kutim

DPRD Kutim Sarankan Cari Dana Talangan Untuk STAIS Dan STIPER

Ketua DPRD Kutim Joni (tengah) didampingi Wakil Ketua Arpan (kanan) dan Ketua Komisi D Maswar (kiri) saat Hearing dengan Pemda Kutim dan Aliansi Dosen dan Karyawan STAIS, Senin (14/6).
27views

Sangatta_ Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur (DPRD Kutim) Joni menyarankan Pemerintah Daerah (Pemda Kutim) untuk segera mencari dan menarik dana talangan pihak ketiga dalam menutupi kebutuhan operasional dan gaji dosen/ karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Sangatta dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kutai Timur (STAIS dan STIPER Kutim), sembari memproses pencairan dana hibah perguruan tinggi ‘plat merah’ daerah tersebut.

Menurutnya, Pemda sebenarnya  menyadari peran penting dan kebutuhan kedua perguruan tinggi tersebut. Namun terbentur regulasi baru berupa permendagri 77 tahun 2020 dan pemberlakuan dari implementasi sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) sebagai sistem informasi terintegrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBD.

” Karenanya dana hibah masih dalam tahap pembahasan serta penyesuaian pihak pemda. Jadi harus menunggu, namun intinya tetap diupayakan cair tahun ini. Sedangkan kebutuhan sehari-hari para dosen dan karyawan tidak bisa ditunda, maka solusi terbaik sekarang ini adalah mencari pinjaman pihak ketiga atau dana talangan, agar operasional kampus dapat terus berjalan,” saran Joni.

Mewujudkan hal tersebut, pihak dewan menyatakan akan fasilitasi sekaligus mendampingi pihak Yayasan dan aliansi STAIS untuk bertatap muka langsung dengan Bupati Kutim guna membahas lebih lanjut kemungkinan penggunaan pinjaman dana pihak ketiga.

Hal itu diungkapkan Joni saat berlangsungnya dengar pendapat di ruang Hearing DPRD Kutim pada Senin (14/6).

Dengar pendapat dipimpin Ketua Kutim DPRD Joni didampingi Wakil Ketua Arpan, Ketua Komisi D Bidang Pendidikan Maswar dan anggota dewan Basti Sanggalangi, serta Sekretaris Dewan Ikhsanuddin Syerpi.

Pemkab Kutim, dalam hal ini Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman diwakili Kabag. Sosial H. Andi Abd. Rahman, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hamdan dan staf, sementara dari Aliansi Dosen dan Karyawan STAIS dipimpin Mustato, didampingi Mukhtar, Musudi dan puluhan dosen, karyawan serta mahasiswa STAIS . (and/ din)

Leave a Response