Jadi Lurah Belimbing, Dwi Andriyani Bakal Kembangkan Program Layanan Satu Pintu di Kelurahan

Lurah Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Dwi Andriyani

Wajahindonesia.id – Dwi Andriyani menjadi salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik Wali Kota Bontang pada tanggal 28 Oktober 2021 lalu. Kini Ia resmi menjabat sebagai Lurah Belimbing, Kecamatan Bontang Barat menggantikan Ade Darmawan.

Dwi sapaan akrabnya mengaku, akan memulai menjalankan tugasnya dan mengevaluasi kembali program pejabat sebelumnya yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Ujung tombak pemerintah kota ada di kelurahan, kita akan evaluasi kembali apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tentu harus sejalan dengan program Pemkot,” ujarnya kepada media saat di temui di Kantor Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Rabu (17/11/2021).

Beberapa program yang bakal mulai Ia jalankan adalah program layanan satu pintu. Mengaktifkan kembali website sebagai portal layanan kelurahan.

“Sekarang sedang proses pembuatan website. harapannya ini menjadi portal layanan di Kelurahan belimbing jadi satu pintu. Contohnya, untuk IRT layanan keluarga, nanti sudah langsung bisa diakses di website,” bebernya.

Selain itu, layanan call center 112, layanan informasi hukum dan layanan aduan juga bakal dijadikan satu portal. Memudahkan pelayanan.

“Jadi semua layanan kita buat dalam satu portal di website,” timpalnya.

Tak hanya itu, kegiatan publikasi baik dari kelurahan maupun lembaga kemasyarakatan seperti, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), PKK, Pokja Sehat, dan Posyandu, juga akan dibuatkan wadah.

“Jadi kalau ada evaluasi dari tingkat kecamatan maupun kota, itu semuanya menjadi bukti dukung yang harus kita sampaikan. Jadi kalau ada wadahnya itu lebih bagus,” terangnya.

Program ini pun dikatakan Dwi minim budgeting, sehingga bisa langsung di garap.

“Yang jelas saat ini sudah kita garap. Untuk program yang lain kita akan musyawarah bareng warga apa yang menjadi kebutuhan mereka,” tandasnya. *(ADV/Ys)

Leave a Reply