Kelurahan Gunung Telihan Akan Optimalkan Pengerukan Danau Kanaan Dan Normalisasi Sungai Atasi Banjir

Wajahindonesia.id – Persoalan banjir di Kota Bontang hingga saat ini masih menjadi persoalan. Salah satunya di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Hal ini diungkapkan Rosman, Lurah Gunung Telihan. Menyebut, setiap hujan deras sebagian wilayahnya menjadi langganan banjir setiap kali curah hujan tinggi.

Dari 30 RT, ada 12 RT yang masuk dalam wilayah rawan banjir. Diantaranya, RT 12, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 24, 25, 26, 29, dan 30. Yang paling parah di RT 19 dan 20 banjir bisa sampai setinggi pinggang orang dewasa karena posisinya berdekatan dengan sungai dan danau Kanaan.

“Bukan lagi sering tapi sudah rutin banjir sepinggang orang dewasa,” ujarnya kepada media via telepon, Senin (22/11/2021).

Mengatasi itu, melalui kordinasi dan kerja sama PT Indominco Mandiri, Rosman berencana melakukan pengerukan Danau Kanaan dan sungai di Gunung Telihan untuk meminimalisir banjir.

“Kami sudah bersurat ke Indominco dengan melampirkan foto-foto banjir agar diberi bantuan alat berat eskapator untuk pengerukan danau dan sungai. dua hari ini akan ditinjau,” timpalnya

Menurutnya, pengerukan ini perlu dilakukan, lantaran kondisi sungai yang belum di turap menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga.

“Itu kan belum di turap jadi airnya meluap dari situ, apalagi rawan longsor dan sungainya sudah menyempit. Jadi perlu di turap,” bebernya.

Selain itu, kerja bakti juga gencar dilakukan di setiap RT. Membersihkan drainase atau parit agar tidak tersumbat.

“Kita ada kerja bakti rutin semua RT membersihkan parit-parit agar tidak tersumbat. Karena kalau debit air tinggi kelurahan lain juga beresiko banjir. Makanya kami minta setiap RT kerja bakti bersihkan parit,” tandasnya.

Leave a Reply