Ketua IDI Bontang Angkat Bicara Soal Vaksinasi

BONTANG—–Vaksinasi tahap pertama di Bontang masih membuat para tenaga medis merasa bimbang. Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang, saat dikonfirmasi, Kamis (08/01/2021) malam.

Menurutnya program vaksinasi sebagai langkah melawan pandemi Corona, belum memiliki informasi yang utuh.

“Secara program kami (IDI Bontang-red) mendukung, tapi informasi soal vaksin secara menyeluruh harus disampaikan ke publik, agar tidak menimbulkan keraguan di masyarakat,” ujar dr.Suhardi

 

Mengenai vaksin Sinovac yang didistribusikan ke Bontang, dr Suharadi menyebut vaksin buatan perusahaan Cina tersebut paling cocok di Kota Taman.

Dia menyebut, saat ini sudah 10 jenis vaksin yang telah melalui uji klinis fase ke tiga atau uji coba ke manusia. Salah satunya, vaksin Sinovac.

Selain itu, penggunaan vaksin Sinovac juga harus melalui uji Badan Pengawas Obat dan Makanan.

“Vaksin ini juga harus lewat uji BPOM, sebelum digunakan,” ujarnya

Selain itu, bentuk vaksin tersebut memiliki kemasan yang bisa didistribusikan kemana saja. Serta pemeliharaan vaksin tersebut relatif mudah.

Meskipun diakuinya, vaksin Pfizer buatan Jerman diyakini lebih ampuh dibandingkan Sinovac.

“Vaksin Pfizer memang diklaim lebih efektif. Tapi susah distribusi dan penyimpanannya. Harus menggunakan pendingin khusus. Kalau Sinovac pendingin yang bisa mengatur suhu dibawah 7 derajat celsius sudah cukup,” ujarnya

Leave a Reply