Residivis Narkoba Dijebak, Bawa Sabu Seharga Rp 8 Juta

BONTANG-----Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang menangkap seorang Residivis kasus pengedar sabu-sabu. Pelaku yang berinisial RU (30) yang tercatat sebagai warga Kecamtan Sandaran Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2020) lalu RU pernah dihukum dalam kasus kepemilikan Narkotika jenis Sabu di Berau pada tahun 2015 yang diganjar 4 tahun 3 bulan. Tersangka baru 3 bulan bebas dari Lapas Kabupaten Berau. Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskoba AKP I Gusti Ngurah Suaka menjelaskan, RU bersama rekannya berinisial A sebelumnya telah diincar oleh petugas. A yang merupakan warga Bontang dilaporkan oleh warga sekitar karena dicurigai sebagai pengedar sabu-sabu. Setelah keduanya membeli sabu di Samarinda, mereka singgah di rumah A. "Keduanya singgah dirumah A di GunungTelihan, petugas langsung menangkap RU. Sedangkan A masih dalam pengejaran petugas karena berhasil kabur saat hendak ditangkap ," ujar AKP I Gusti Kepada Polisi, RU menerangkan bila barang haram itu dibeli dari Samarinda dan hendak dibawa ke Berau. Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tangan RU yakni Narkotika jenis sabu seberat 30,66 gram beserta 2 unit HP, dan 1 "Pelaku membeli barang dari Samarinda dan hendak dibawa ke Berau," ujarnya Kasubag Humas Polres Bontang AKP Suyono menambahkan, saat ini tersangka beserta barang bukti di amankan di Polres Bontang. Terhadapnya Penyidik Polres Bontang menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan "Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," ujar AKP Suyono       Penulis :Redaksi

BONTANG—–Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang menangkap seorang Residivis kasus pengedar sabu-sabu. Pelaku yang berinisial RU (30) yang tercatat sebagai warga Kecamtan Sandaran Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2020) lalu

RU pernah dihukum dalam kasus kepemilikan Narkotika jenis Sabu di Berau pada tahun 2015 yang diganjar 4 tahun 3 bulan. Tersangka baru 3 bulan bebas dari Lapas Kabupaten Berau.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskoba AKP I Gusti Ngurah Suaka menjelaskan, RU bersama rekannya berinisial A sebelumnya telah diincar oleh petugas.

A yang merupakan warga Bontang dilaporkan oleh warga sekitar karena dicurigai sebagai pengedar sabu-sabu.

Setelah keduanya membeli sabu di Samarinda, mereka singgah di rumah A.

“Keduanya singgah dirumah A di GunungTelihan, petugas langsung menangkap RU. Sedangkan A masih dalam pengejaran petugas karena berhasil kabur saat hendak ditangkap ,” ujar AKP I Gusti

Kepada Polisi, RU menerangkan bila barang haram itu dibeli dari Samarinda dan hendak dibawa ke Berau.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tangan RU yakni Narkotika jenis sabu seberat 30,66 gram beserta 2 unit HP, dan 1

“Pelaku membeli barang dari Samarinda dan hendak dibawa ke Berau,” ujarnya

Kasubag Humas Polres Bontang AKP Suyono menambahkan, saat ini tersangka beserta barang bukti di amankan di Polres Bontang. Terhadapnya Penyidik Polres Bontang menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan

“Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” ujar AKP Suyono

 

 

 

Penulis :Redaksi

Leave a Reply