Terapkan Kaltim Silent, Dandim Bontang Ingatkan Musuh Pemerintah Bukan Masyarakat, Tapi Virus Corona

BONTANG—-Pemerintah Kota Bontang menyambut baik intruksi Gubernur Kaltim Isran Noor terkait pelaksanaan Kaltim Silent setiap Sabtu dan Minggu.

Pelaksanaan program itu pun akan dimulai pada 6-7 Februari 2021 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pemerintah Bontang pun telah menerbitkan surat edaran menyambut intruksi tersebut. Yakni surat edaran (SE) Tim Satgas Covid-19 Bontang Nomor: 188.65/174/DINKES/2021. Tentang pembatasan kegiatan masyarakat pada akhir pekan untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di Kota Bontang.

 

“Sudah kami bahas lintas sektor. Ini guna menyambut intruksi gubernur,” ujar Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda, usai menghadiri rapat persiapan Kaltim Silent, Jumat (06/02/2021) sore.

Dikatakan Letkol Choirul, penerapan Kaltim Silent akan membatasi aktifitas masyarakat diluar rumah. Baik itu pelaku usaha, perusahaan dan perkantoran.

Untuk hal tersebut, pihaknya beserta Polri dan Satpol PP Bontang akan melakukan penjagaan ketat disetiap ruas jalan yang ada di Bontang.

“Kami terjunkan kekuatan penuh. Jika pun nantinya masih ada warga yang berkeliaran, kami tetap gunakan cara yang humanis untuk menyuruh kembali kerumah,” ujarnya

Selain itu, pasukan gabungan TNI Polri serta Satpoll PP akan menjaga ketat jalur masuk ke Bontang. Seperti, Tugu Selamat Datang, Simpang Bukit Kusnodo, Bontang Lestari, pelabuhan Lok Tuan dan Tanjung Laut Indah.

“Tentu kami jaga ketat, kalaupun ada yang masuk ke Bontang akan diperiksa sedetail mungkin dan langsung menyuruhnya kerumah,” ujarnya

 

Diapun mengingatkan, penerapan Kaltim Silent tersebut bukan sebagai upaya pemerintah melawan masyarakat. Tetapi melawan pandemi corona.

Masyarakat yang merasa dirugikan diharapkan mengerti dengan program tersebut, mengingat Bontang semakin hari menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

 

“Hari ini tambah lagi 190 positif. Jadi kami minta kepada masyarakat untuk mendukung setiap program melawan pandemi. Intinya musuh kita virus corona, bukan masyarakat,” pungkasnya

Leave a Reply