Tidak Laporkan Tenaga Kerja dan Sub Kontraktor Selama 8 Tahun, PT Samator Dianggap Abaikan Etika Bertamu

BONTANG—–Ibarat masuk rumah orang, setiap tamu harus permisi kepada tuan rumah. Hal tersebutlah yang mencerminkan seseorang memiliki etika yang baik.

Kurang lebih seperti itu lah perumpaan anggota DPRD Bontang Muhammad Irfan terkait polemik ketenagakerjaan yang ada di PT Samator Bontang.

Perusahaan plat merah tersebut, dilaporkan tidak menyerahkan data ketenagakerjaan serta sub kontraktor perusahaan selama berdiri di Bontang.

“Sudah 8 tahun mereka tidak laporkan persoalan ketenegakerjaan maupun sub kontrkator ke Disnaker Bontang. Menurut saya, itu tidak beretika,” ujar Irfan, Senin (22/02/2021) siang.

Dikatakan Irfan, pihak PT Samator cenderung mengabaikan etika tersebut. Minimal pihak Samator menyampaikan apa yang menjadi rekomendasi dari pihak Disnaker Bontang, sebagai lembaga yang membidangi ketenagakerjaan.

“Jangankan masuk di rumah orang, masuk di Kampungnya pun harus melaporkan semua kegiatan mereka. Saya liat PT Samator cenderung mengabaikan etika itu,” pungkasnya

Sementara itu, Humas PT Samator Novem yang hadir bersama kuasa hukum perusahaan di rapat tersebut memilih bungkam saat ditanyai awak media terkait polemik ketenagakerjaan tersebut.

 

 

Penulis : Redaksi

Leave a Reply